ISFMAR 2024: Wadah untuk Mempresentasikan Hasil Penelitian

isfmar (1)

Banjarbaru — Pada Sabtu (5/10), 10th National dan 2nd International Seminar on Fisheries and Marine Science (ISFMAR 2024) sukses diselenggarakan di Grand Qin Hotel dan secara hybrid melalui platform Zoom Meeting. Acara bergengsi ini mengangkat tema: “Accelerating Sustainable Fisheries Transformation to Support the Blue Economy and Climate Change Adaptation towards Sustainable Development Goals 4.0.”

ISFMAR 2024 mempertemukan lebih dari ratusan peserta yang terdiri dari akademisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi dari dalam dan luar negeri. Para pembicara yang diundang merupakan pakar-pakar terkemuka dalam bidang perikanan, kelautan, dan perubahan iklim, yang berbagi wawasan terkait transformasi perikanan berkelanjutan dan pentingnya adaptasi terhadap perubahan iklim dalam konteks ekonomi biru.

Dalam pidato pembukaan, Ketua Panitia ISFMAR 2024, Nursalam, S.Kel., M.S menekankan urgensi transformasi sektor perikanan yang mendukung ekonomi biru demi keberlanjutan. “Kita perlu mempercepat adopsi praktik-praktik perikanan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga memperhitungkan dampak terhadap lingkungan dan ketahanan terhadap perubahan iklim,” ujarnya.

Dalam wawancaranya, Nursalam mengungapkan bahwa salah satu target dari ISFMAR 2024 adalah tercapainya IKU dan sebagai wadah bagi peneliti untuk mempresentasikan hasil penelitiannya. “Mahasiswa agar belajar mempresentasikan hasil penelitiannya di depan khalayak,” ucap Nursalam.

Para pembicara kunci, termasuk pakar internasional, memaparkan berbagai pendekatan inovatif dalam bidang perikanan, mulai dari teknologi perikanan berkelanjutan, strategi adaptasi perubahan iklim, hingga kebijakan internasional yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4.0. Sesi diskusi dan presentasi makalah juga diadakan untuk memperdalam kajian serta memperluas jaringan antarpeneliti.

Partisipasi secara hybrid memudahkan peserta dari berbagai negara untuk berkolaborasi dan bertukar ide, meskipun terhalang jarak. Platform digital yang digunakan memastikan interaksi yang dinamis antara peserta daring dan luring.

Seminar ini berhasil memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan perlunya kolaborasi global untuk mengatasi tantangan perubahan iklim, khususnya dalam mendukung sektor perikanan yang berkelanjutan dan ekonomi biru.

ISFMAR 2024 juga menghasilkan beberapa rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada pemangku kepentingan untuk diadopsi dalam kebijakan dan praktik perikanan di masa depan. Kesuksesan acara ini menjadi langkah penting dalam mempercepat transformasi perikanan berkelanjutan demi tercapainya tujuan pembangunan global yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.

(humas_fpik)

Blog Attachment
en_USEnglish