Sinergi FPIK ULM dan BPTPB Cangkringan

YOGYA (1)

Cangkringan — Pada Senin, 23 Desember 2024, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (FPIK ULM) melakukan kunjungan silaturahmi ke Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (BPTPB) yang berlokasi di Cangkringan, Yogyakarta. Rombongan yang terdiri dari para pimpinan fakultas ini disambut dengan hangat oleh jajaran pimpinan dan staf BPTPB Cangkringan.

Kunjungan ini bukan hanya sekedar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan kerja sama dalam pengembangan sektor perikanan. Melalui pertemuan ini, kedua pihak mendiskusikan berbagai isu terkait potensi, tantangan, serta teknologi terkini dalam budidaya perikanan yang diterapkan di Yogyakarta.

Salah satu tujuan utama kunjungan ini adalah menyamakan persepsi antara FPIK ULM dan BPTPB terkait sektor perikanan. Dalam diskusi yang berlangsung, para pimpinan dari kedua lembaga berbagi wawasan mengenai inovasi-inovasi yang dapat diimplementasikan dalam dunia perikanan, khususnya dalam konteks budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kami sangat berharap kunjungan ini menjadi langkah awal dari kemitraan yang lebih erat antara FPIK ULM dan BPTPB Cangkringan. Sinergi ini penting untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki wawasan luas tentang teknologi perikanan modern,” ungkap Dr. Ir. Untung Bijaksana, MP., selaku Dekan FPIK ULM.

Tidak hanya sebatas dialog antar pimpinan, kunjungan ini juga membuka peluang besar bagi mahasiswa FPIK ULM. Salah satu fokus pembahasan adalah mengenai kemungkinan mahasiswa FPIK ULM untuk melaksanakan magang atau kegiatan akademik lainnya di bawah naungan BPTPB Cangkringan. Dengan fasilitas dan teknologi unggulan yang dimiliki balai ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman praktis yang berharga serta pengetahuan langsung dari para ahli di bidangnya.

BPTPB Cangkringan sendiri dikenal sebagai salah satu pusat pengembangan teknologi perikanan budidaya yang terkemuka di Indonesia. Balai ini memiliki peran penting dalam mengembangkan teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas sektor perikanan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Kehadiran mahasiswa di tempat ini nantinya diharapkan dapat mendukung transfer ilmu dan teknologi antara institusi pendidikan dan lembaga pemerintah.

Dengan terjalinnya hubungan awal ini, FPIK ULM dan BPTPB Cangkringan berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama di masa mendatang. Selain program magang, kedua pihak juga mempertimbangkan kemungkinan pelaksanaan penelitian bersama serta penyelenggaraan seminar atau workshop terkait inovasi di sektor perikanan.

Langkah ini menjadi bagian dari visi besar FPIK ULM untuk memberikan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga berbasis pengalaman lapangan yang mendukung kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan global. Demikian pula, BPTPB Cangkringan siap memberikan dukungan penuh dalam upaya ini.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini dan berharap mahasiswa FPIK ULM dapat memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Balai kami terbuka untuk mendukung generasi muda yang ingin belajar dan berkembang di bidang perikanan budidaya,” ujar Wargiatno, S.Pi., Kepala BPTPB Cangkringan.

Dengan semangat kolaborasi dan sinergi, kedua institusi ini berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor perikanan nasional. Kunjungan ini menjadi tonggak awal yang menjanjikan untuk masa depan perikanan Indonesia yang lebih cerah.

Blog Attachment
id_IDIndonesian