Kuliah Umum Bertajuk “Kajian Pemetaan Indeks Kerentanan di Pesisir, Laut, dan Pulau-Pulau Kecil” Dihadiri Ratusan Mahasiswa


Banjarbaru — Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (FPIK ULM) telah sukses menyelenggarakan Kuliah Umum untuk 6 (enam) Progam Studi yang ada di Fakultas tersebut. Dengan mengangkat judul “Kajian Pemetaan Indeks Kerentanan di Pesisir, Laut, dan Pulau-Pulau Kecil (Studi Kasus di Pulau Jawa)” ini dilaksanakan pada Jum’at, 28 Februari 2025 di Aula FPIK ULM Lantai 3.
Pada Kuliah Umum ini, seseorang yang ahli di bidangnya ditunjuk menjadi narasumber. Prof. Ir. Johannes Hutabarat, M.Sc, Ph.D, selaku Rektor Universitas Maritim AMNI (UNIMAR AMNI) membawakan materinya dengan sangat apik dan penuh perhatian dari seluruh peserta yang berhadir.

Pada pemaparannya, narasumber memberikan banyak materi menarik yang berhubungan dengan Pemetaan Indeks Kerentanan tersebut, seperti geomorfologi pantai, analisa kemunduran garis pantai, kerentanan dan adaptasi perubahan iklim, analisa potensi bahaya, bahkan penjelasan mengenai valuasi ekonomi.
“Banyak sekali contoh pemukiman yang terdampak abrasi pantai, misalnya saja Desa Lontar, Banten,” ucap Prof. Ir. Johannes Hutabarat, M.Sc, Ph.D saat menyampaikan materinya.

Kegiatan Kuliah Umum ini dihadiri ratusan mahasiswa dari 6 (enam) program studi yang ada di FPIK ULM, termasuk beberapa undangan instansi yang berhadir, seperti BKHIT Kalsel, BPBD Prov Kalsel, DKP Prov Kalsel, BPBAT Mandiangan, dan DKPN.
Adanya Kuliah Umum ini diharapkan dapat memberikan ilmu baru bagi pendengarnya, bahkan dapat dijadikan sebagai ide melakukan kajian untuk mahasiswa dalam proses penyelesaian studi.
(humas_fpik)
