FPIK ULM Tuan Rumah FP2TPK Indonesia 2025: Kolaborasi Ilmiah untuk Pembangunan Maritim Berkelanjutan

fp2tpk

Banjarbaru — Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sukses menyelenggarakan Forum Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan (FP2TPK) Indonesia ke-2 pada tanggal 6 – 8 November 2025 di Hotel Grand Qin Banjarbaru. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki program studi bidang perikanan dan kelautan. Forum nasional tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang perikanan serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Acara pembukaan dilaksanakan pada Kamis, 6 November 2025 di Ballroom Hotel Grand Qin. Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta yang diiringi lantunan musik santai, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars ULM oleh Swara Banua Choir, serta penampilan tari Maumbak Sungai sebagai simbol penyambutan khas Banua. Doa bersama yang dipimpin oleh Drs. H. Hajaji, M.Pd.I memberikan suasana khidmat sebelum seluruh peserta melakukan sesi foto bersama.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan penanggung jawab kegiatan yang disampaikan oleh Dr. Ir. H. Untung Bijaksana, M.P., yang menekankan pentingnya peran forum ini dalam menyatukan visi antarperguruan tinggi perikanan dan kelautan di Indonesia. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua FP2TPK, Prof. Dr. Ir. Fredinan Yulianda, M.Sc., yang menyoroti pentingnya kolaborasi akademik untuk menjawab tantangan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan di sektor kelautan.

Acara secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada ULM sebagai tuan rumah kegiatan nasional ini. Ia berharap forum ini dapat memperkuat kerja sama akademik serta memperluas jejaring keilmuan antarperguruan tinggi di seluruh Indonesia. Pembukaan dilakukan secara simbolis melalui penekanan tombol bersama Ketua FP2TPK, diiringi tampilan multimedia pembukaan dan sambutan meriah dari seluruh peserta.

Usai pembukaan, forum dilanjutkan dengan sesi seminar dan diskusi ilmiah. Salah satu materi yang menarik perhatian peserta disampaikan oleh Inspektur Jenderal Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., selaku Kapolda Kalimantan Selatan, dengan topik “Partisipasi Aktif POLDA Kalsel dalam Program Ketahanan Pangan Nasional”. Dalam paparannya, beliau menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk aparat keamanan, dalam menjaga keberlanjutan dan kemandirian pangan melalui sektor perikanan.

Sesi berikutnya menghadirkan Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPM, ASEAN Eng., APEC Eng., yang memberikan sosialisasi mengenai Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP). Beliau menjelaskan arah dan kebijakan akreditasi terbaru bagi program studi di rumpun ilmu perikanan dan kelautan agar lebih adaptif terhadap perkembangan standar mutu pendidikan tinggi nasional dan internasional. Selain itu, Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad, M.Sc., Ph.D., selaku Koordinator Rumpun Ilmu Perikanan dan Kelautan, turut memberikan pemaparan terkait perkembangan bidang perikanan di Indonesia serta pentingnya penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri dan kebijakan nasional.

Pada sesi siang, Ketua FP2TPK bersama Sekjen dan Bendahara Umum, yakni Prof. Dr. Ir. Fredinan Yulianda, M.Sc., Prof. Dr. Ir. Endang Hilmi, S.Hut., M.Si., dan Dr. Hany Handajani, S.Pi., M.Si., memberikan pemaparan mengenai arah kebijakan dan program kerja FP2TPK. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan persamaan persepsi kurikulum antar program studi yang menjadi salah satu fokus utama dalam forum ini. Diskusi ini menghasilkan berbagai gagasan untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan tinggi perikanan dan kelautan agar mampu menjawab tuntutan global serta mendukung capaian kompetensi lulusan yang unggul dan berdaya saing.

Memasuki hari kedua pada Jumat, 7 November 2025, kegiatan berlanjut dengan pembahasan kurikulum di tingkat program studi. Diskusi dilakukan di beberapa ruangan yang difasilitasi oleh moderator dan notulen dari FPIK ULM. Hasil dari setiap diskusi kemudian disampaikan kembali dalam pleno bersama di Ballroom utama untuk disepakati dan ditindaklanjuti sebagai keputusan forum. Dalam kesempatan ini pula diumumkan pemenang Lomba Esai dan Poster yang terdiri dari tiga kategori, yaitu esai ilmiah, poster penelitian, dan poster pengabdian. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Rektor ULM, Ketua FP2TPK, dan Dekan FPIK kepada para pemenang yang telah menampilkan karya terbaik mereka.

Usai sesi ilmiah, para peserta forum diajak mengikuti kegiatan fun trip ke Martapura untuk mengenal budaya dan kekayaan daerah Kalimantan Selatan. Rombongan mengunjungi pusat oleh-oleh khas Martapura dan Masjid Agung Al-Karomah, kemudian melanjutkan acara ramah tamah di Bale Bagja yang menjadi penutup kegiatan hari itu. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terlihat dalam acara tersebut, yang menjadi momen silaturahmi bagi seluruh peserta dari berbagai perguruan tinggi.

Kegiatan FP2TPK Indonesia ke-2 resmi ditutup pada Sabtu, 8 November 2025 dengan agenda kepulangan peserta menuju Bandara Syamsudin Noor. Panitia memastikan seluruh peserta kembali ke daerah masing-masing dengan aman dan nyaman.

Melalui pelaksanaan FP2TPK Indonesia ke-2 ini, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat berharap agar forum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik dan profesional antarperguruan tinggi di bidang perikanan dan kelautan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong inovasi riset, memperkuat relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional melalui sektor kelautan dan perikanan.

(humas_fpik)

Blog Attachment
id_IDIndonesian