FPIK ULM Rilis Detail Daya Tampung Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027


BANJARBARU – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Lambung Mangkurat secara resmi mengumumkan rincian daya tampung untuk penerimaan mahasiswa baru program sarjana (S1) pada Tahun Akademik 2026/2027. Informasi ini merupakan bagian dari transparansi publik guna memberikan panduan yang jelas bagi para calon mahasiswa dalam menentukan pilihan program studi serta strategi melalui berbagai jalur seleksi yang tersedia, mulai dari jalur prestasi hingga seleksi mandiri.
Secara keseluruhan, FPIK ULM menawarkan kuota yang kompetitif pada tujuh program studi unggulan. Distribusi kuota didasarkan pada regulasi nasional dengan porsi minimal 20% untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), minimal 40% untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan maksimal 40% untuk jalur Seleksi Mandiri. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa universitas menjaring talenta-talenta terbaik dari berbagai latar belakang akademik melalui mekanisme seleksi yang adil dan terukur.
Program Studi S1 Akuakultur, yang tersedia baik di kampus utama maupun di Kampus Kabupaten Kotabaru, masing-masing menyediakan total 50 kursi. Untuk kedua program ini, distribusi kuota dibagi menjadi 15 kursi melalui jalur SNBP, 20 kursi jalur SNBT, dan 15 kursi jalur Seleksi Mandiri. Angka serupa juga diterapkan pada Program Studi S1 Ilmu Kelautan dan S1 Teknologi Hasil Perikanan, yang masing-masing menetapkan total daya tampung sebanyak 50 kursi dengan rincian jalur seleksi yang identik untuk menjaga keseimbangan jumlah mahasiswa di setiap angkatan.
Sementara itu, Program Studi S1 Manajemen Sumberdaya Perairan mengalokasikan total 50 kursi dengan komposisi yang sedikit berbeda, yakni memberikan porsi lebih besar pada jalur SNBP sebanyak 20 kursi, sementara SNBT menyediakan 20 kursi dan Seleksi Mandiri sebanyak 10 kursi. Untuk Program Studi S1 Sosial Ekonomi Perikanan, dari total 50 kursi yang tersedia, terdapat alokasi yang lebih signifikan pada jalur SNBT yakni sebanyak 25 kursi, didampingi 15 kursi dari SNBP dan 10 kursi dari jalur Mandiri. Terakhir, Program Studi S1 Perikanan Tangkap menyediakan total kuota 37 kursi, yang terdiri dari 15 kursi melalui SNBP, 15 kursi melalui SNBT, dan 7 kursi melalui jalur Seleksi Mandiri.
Pengumuman daya tampung ini diharapkan dapat menjadi rujukan utama bagi sekolah-sekolah dan calon pendaftar agar dapat mempersiapkan diri lebih awal sesuai dengan minat dan kualifikasi yang dibutuhkan pada masing-masing program studi. Bagi masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai detail kurikulum, profil lulusan, maupun tata cara pendaftaran, FPIK ULM menyediakan layanan informasi melalui kanal media sosial resmi dan situs web fakultas.
(humas_fpik)
