Dosen FPIK ULM Raih Penghargaan Best Presenter pada ICWSDGs 2026 dan SNLLB 2026

presenter

Banjarbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Empat dosen FPIK ULM berhasil meraih penghargaan sebagai Best Presenter pada ajang The 3rd International Conference on Wetland for Sustainable Development Goals (ICWSDGs) 2026 serta Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah (SNLLB) Tahun 2026, sebagai bentuk apresiasi atas kualitas penelitian dan kemampuan dalam menyampaikan hasil riset ilmiah.

Pada ajang The 3rd ICWSDGs 2026, penghargaan Best Presenter diraih oleh Iin Khusnul Khotimah, S.Pi., M.P. melalui penelitian berjudul Physical, Chemical, Microbiological, and Organoleptic Characteristics of Swamp Sepat Fish in Glass Bottle and Aluminium Retort Pouch with Variations of Indonesian Spices. Penelitian tersebut mengkaji karakteristik fisik, kimia, mikrobiologi, dan organoleptik ikan sepat rawa yang dikemas menggunakan botol kaca dan aluminium retort pouch dengan variasi rempah-rempah Indonesia sebagai upaya pengembangan produk pangan berbasis sumber daya perairan lokal.

Penghargaan serupa juga diraih oleh Siswanto, S.Pi., M.P. melalui presentasi ilmiah berjudul Domestication and Fry Production of Malay Combtail Fish (Belontia hasselti) at Laboratory Scale. Penelitian ini mengangkat keberhasilan domestikasi dan produksi benih ikan kapar (Belontia hasselti) dalam skala laboratorium sebagai salah satu langkah mendukung pengembangan budidaya spesies ikan lokal yang memiliki potensi ekonomi dan konservasi.

Sementara itu, pada Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah (SNLLB) Tahun 2026, penghargaan sebagai Penyaji Terbaik diberikan kepada Dr. Noor Arida Fauzana, S.Pi., M.Si. melalui karya ilmiah berjudul Edukasi Pembuatan Pakan Mandiri Berbasis Tanaman Air untuk Kelompok Pembudidaya Ikan di Kecamatan Haur Gading Hulu Sungai Utara. Penelitian tersebut menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui edukasi pemanfaatan tanaman air sebagai bahan baku pakan mandiri guna meningkatkan efisiensi usaha budidaya ikan di kawasan lahan basah.

Prestasi membanggakan lainnya diraih oleh Rinrin Haryanti, S.Pi., M.Si. yang memperoleh penghargaan Penyaji Terbaik melalui penelitian berjudul Pengenalan Eksplorasi Pengembangan Produk Eco-Friendly Berbasis Purun Tikus (Eleocharis dulcis) Berdasarkan Karakteristik Bentuk dan Anatomi Tumbuhan Air. Penelitian tersebut mengangkat potensi purun tikus sebagai bahan baku ramah lingkungan yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk inovatif berbasis sumber daya khas lahan basah.

Keberhasilan keempat dosen tersebut menjadi bukti nyata kualitas penelitian yang terus dikembangkan oleh FPIK ULM dalam mendukung pengelolaan sumber daya perairan, konservasi lahan basah, inovasi produk perikanan, serta pemberdayaan masyarakat. Penghargaan yang diraih tidak hanya menunjukkan kompetensi akademik para dosen dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas, tetapi juga kemampuan mereka dalam mengomunikasikan hasil riset secara ilmiah di hadapan para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai institusi.

Dekan beserta seluruh sivitas akademika Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pencapaian tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk terus meningkatkan budaya riset, menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, serta memperkuat kontribusi FPIK ULM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di bidang perikanan, kelautan, dan pengelolaan ekosistem lahan basah.

(humas_fpik)

Blog Attachment
id_IDIndonesian